Sabtu, 15 September 2012

ROMOBONGAN SEMUT JOKOWI


Warga miskin mengumpulkan uang untuk membantu pendanaan kampanye calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama. Total dana yang terkumpul adalah Rp 1,303 juta. Namun Jokowi menyatakan tak akan memakai dana itu sepeser pun.


Saweran tersebut dikumpulkan dari 29 kampung dari 4 wilayah di Jakarta Utara, Barat, Timur, dan Pusat. Tiap warga mengumpulkan uang seribu atau dua ribu rupiah untuk dana kampanye Jokowi. Warga miskin ini tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin Kota Jakarta.


Anggota tim advokasi Jaringan Rakyat Miskin Kota Jakarta, Yati menyatakan urunan uang untuk dana kampanye ini merupakan langkah untuk melawan politik uang yang berkembang. "Kalau sekarang warga dijejali uang. Kami malah memberi kontribusi langsung. Artinya mengikat antara rakyat dan calon gubernur, dia merasa berutang pada rakyat," kata Yati di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 15 September 2012.


Ketika menerima uang saweran seribu dan dua ribuan dalam toples, Jokowi mengaku senang dan berjanji tidak akan menggunakan uang tersebut. "Akan saya simpan sebagai kenang-kenangan, nanti akan saya kembalikan dalam bentuk lain misalnya Kartu Jakarta Pintar dan Jakarta Sehat, pembangunan rumah kumuh. Terlalu berat menggunakan ini, nggak sanggup saya, ini uang rakyat," katanya.


Selain menerima saweran, Jokowi menandatangani kesepakatan komitmen Jakarta Baru. Beberapa isi kesepakatan adalah pelibatan warga dalam penyusunan rencana tata ruang wilayah, penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, dan pemenuhan hak-hak warga. Pemenuhan hak warga mencakup legalisasi kampung ilegal yang belum bersertifikat, penataan kampung kumuh, perlindungan dan penataan ekonomi informal.


Jokowi yakin bersatunya warga kecil khususnya rakyat miskin akan mengalahkan koalisi besar yang dibangun di tingkat elite. "Rombongan semut akan memenangkan pertarungan 20 September nanti," katanya. Sumber

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Bagus itu biasanya kan mereka menerima uang sekarang malah terbalik. hehehehe